THOUSANDS TO RALLY IN COPENHAGEN DEMANDING SYSTEM CHANGE Joint MEDIA RELEASE: 12 December 2009, Copenhagen  THOUSANDS TO RALLY IN COPENHAGEN DEMANDING SYSTEM CHA... Read more...
International Day Against Monoculture Tree Plantations Stop the expansion of monoculture tree plantations ! Throughout the world, millions of hectares of producti... Read more...
 
URGENT SUPPORT needed for indigenous people A bloody World Environment Day in the Peruvian Amazo Indigenous organizations call for support from the intern... Read more...
Delaration from WRM meeting in Costa Rica on Climate, Forests and Plantations Declaration of Heredia on Climate, Forests and Plantations Heredia, 28 March 2009 We, organisations of c... Read more...
 
You are here: Home
Penelitian Bakteri Susu Sakazakii Diteruskan PDF Print E-mail

Sabtu, 01 Maret 2008 | 22:58 WIB TEMPO Interaktif, Jakarta: Peneliti Institut Pertanian Bogor Dr. Sri Estuningsih menyatakan akan terus melanjutkan penelitiannya mengenai bakteri Enterobacter sakazakii dalam susu formula .

"Ini awal dari penelitian selanjutnya" katanya dalam acara Kontroversi Tercemarnya Susu Bayi di Warung Daun Cikini, Sabtu (1/3).

Sri mengatakan masih banyak yang harus dikembangkan dari penelitiannya tersebut. "Menyangkut virulensi dan patogenetis bakteri ini," ujarnya.

Hingga saat ini ia belum mengetahui adanya penelitian lain soal Enterobacter Sakazakii di Indonesia. "Yang terpublikasikan belum ada," ujarnya.

Menurut Sri, sumber informasi berkait Enterobacter Sakazakii selama ini baru bisa dicari di internet. Sri mengatakan pertemuan ilmiah mengenai bakteri ini juga belum ada.

Di Institut Pertanian Bogor, katanya, selain Fakultas Kedokteran Hewan, Fakultas Teknologi Pertanian juga meneliti bakteri ini pada proses pemanasan pangan.

Sri mengatakan dipilihnya susu formula karena sering dikonsumsi dan diproduksi. "Dan itu perlu diawasi," katanya.

Mantan Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia Indah Suksmaningsih menyatakan perlunya diketahui pada situasi apa bakteri tersebut berbahaya.

Direktur Inspeksi dan Sertifikasi Pangan BPOM Tien Gartini menyatakan BPOM secara rutin melakukan pengawasan terhadap produk-produk makanan. "Tapi kalau hasilnya negatif, untuk apa diumumkan?" Iqbal Muhtarom

 


Login Bro

Site Widgets



Check Google Page Rank